Sekalipun berada jauh dengan klub sepakbola kesayangannya Persib Bandung, tidak membuat bobotoh yang tinggal di Negeri Jiran Malaysia menjadi luntur akan kecintaannya terhadap Maung Bandung. Hal ini dibuktikan oleh bobotoh yang tergabung dalam Viking Malaysia dengan slogannya Panceug Dina Galur Najan Awak Lebur di Nagara Batur.
Viking Malaysia atau yang biasa disebut dengan Vikmal ini lahir secara resmi kurang lebih 1 tahun yang lalu atau tepatnya tanggal 23 November 2011. Ketua Vikmal R. Asep Sulaeman atau yang akrab disapa Junoth ini bercerita kepada #BOTN melalui pesan Blackberry Messenger bahwa Vikmal ini pada awalnya hanyalah sekumpulan bobotoh yang mengadu nasib di negeri orang. Tepatnya di Selangor Dahrul Ehsan Malaysia yang sekarang menjadi base-camp bagi para anggota Vikmal.
Dimulai dari obrolan ringan disebuah cafe di kawasan Selangor Malaysia, Junoth dan rekannya yang lain yang berasal dari Sukabumi, Cianjur, Bekasi dan lainnya, berlanjut pada obrolan yang lebih serius hingga akhirnya berniat mendirikan distrik Viking di Malaysia.
Hingga akhirnya jalan untuk mendirikan distrik Viking itu ada. Yaitu saat Malaysia kedatangan tour klub EPL, yaitu Arsenal, Chelsea dan Liverpool. Saat itu Junoth menelpon Ketua Viking Heru Djoko untuk menonton tour EPL di Malaysia. Gayung bersambut Heru dan beberapa rekannya terbang ke Malaysia untuk bersilaturahmi dan menonton tour klub EPL tersebut. Heru dan rekannya berada di Malaysia sekitar 2 pekan, selama 2 pekan tersebut Junoth dan rekannya terus berdiskusi tentang sepakbola khususnya Persib Bandung. Hingga akhirnya Junoth melontarkan idenya untuk membentuk distrik Viking di Malaysia.
Heru Djoko secara spontan menyambut positif rencana tersebut, dengan modal semangat Junoth dan rekannya yang lain lebih giat untuk mencari bobotoh yang berada di Malaysia untuk bergabung dengan distrik Vikingnya. Hingga sekarang Vikmal sudah tersebar di distrik Mid Valley, Ampang, Damansara, KLCC, Setapak, Kp. Baru, Pineng, hingga Johor.
Sebagai perekat tali silaturahmi, Vikmal mengadakan agenda rutin seperti futsal di Sunwai Gizza Stadium setiap seminggu sekali yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi di basecamp termasuk untuk berdiskusi tentang pertandingan Persib. Selain agenda rutin tersebut, Vikmal juga mewajibkan anggotanya yang tidak berhalangan untuk berkumpul ketika ada anggota lain yang berulang tahun atau terkena musibah.
Vikmal juga berafiliasi dengan Paguyuban Sunda Malaysia yang notabene memiliki ikatan dengan Kedutaan Besar RI di Malaysia. Satu hal yang membuat bangga adalah diantara orang sunda yang bergabung dengan Vikmal, terdapat orang pribumi Malaysia yang juga sangat mencintai sepakbola Indonesia khususnya Persib Bandung dan Persebaya Surabaya yaitu Sdr. Minoel. Selain itu Minoel juga merupakan salah satu pengurus aktif di Red Gyant Selangor FC (Fans Club Selangor FC).
Profil Singkat :
Nama Komunitas : Viking Malaysia
Sekretariat : Apartemen Pelangi Damansara Blok J23, Selangor Dahrul Ehsan Malaysia.
Slogan : Panceug Dina Galur Najan Awak Lebur di Nagara Batur
Ketua : R. Asep Sulaeman (Junoth)
Koleksi Foto :














mantap. nah nu kitu ari ngaran bobotoh sejati mah. . . di manapun dan sampai kafan pun persib nu aing . . .
saya harap semua bobotoh,viking ,holigan,bomber ddapat bersatu untuk mendukung persib salam buat bobotoh sa alam dunya dari bobotoh sukabumi
@ ery:
maka dukunglah Persib slalu dengan hati bukan dg emosi, betul g dulur
Semoga Vikmal semakin berkibar dinegeri jiran dan slalu menjadi bagian dari perjalanan tim Persib menjadi kelompok suporter Persib yang lebih dewasa dan santun yg slalu mendukung Persib dalam suka dan duka dalam tangis dan canda dalam kekalahan dan kemenangan bukan kelompok suporter yang hanya bisa mencaci ketika Persib kalah dan hanya bisa memuji ketika menang. Kalah dan menang itu bagian dari sebuah permainan maka dukunglah Persib dengan hati bukan dengan emosi. Salam kenal aja buat Junoth dan kawan2 di Vikmal. Hidup Persib…..Persib ngaing……ngaing pisan
persib Di HATI
hidup viking
njan jauh d negeri batur. . .
Dulur mh ttep dulur
bravo baraya biru malaysia . . . Vikmal