Persib Bandung harus menutup Indonesian Super League (ISL) musim 2011/2012 dengan kekalahan dari Sriwijaya FC dengan skor tipis 0-1 di Stadion Jakabaring, Palembang, Rabu (11/07/2012).
Pasukan “Maung Bandung” bermain terbuka sejak kick off babak pertama dibunyikan. Beberapa peluang juga dimiliki Maman Abdurahman Cs, namun malapetaka terjadi pada menit ke-76 ketika Nova Arianto menjebol gawang Jendry Pitoy melalui tendangan kaki kanan setelah terjadi kemelut di kota enam belas Persib.
Jendry Pitoy yang tampil istimewa sepanjang pertandingan setelah mampu mematahkan beberapa peluang emas yang dimili SFC, namun hanya terdiam melihat bola meluncur ke gawang yang di kawalnya.
Persib Bandung sebelumnya mampu menjebol gawang SFC yang di kawal Ferry Rotinsulu pada menit ke-74 melalu sundulan Maman, namun gol hasil umpan tendangan bebs Miljan Radovic tersebut dianulir oleh wasit karena dianggap offside.
Meskipun mengalami kekalan, namun Persib Bandung tetap berada di posisi ke-8 klasemen Indonesian Super League (ISL) 2011/2012 dengan raihan 49 poin agregat memasukan 49 gol serta kemasukan 49 gol.








Ach engke2 deuI maH mn wsit na ktu urng bldogan weCh laH…
KUMAHA TAH SELEBRITI KEMENANGAN SFC TEH TEU AFSOL DA CAGUBNA ELEH DI DKI, TADINYA MAH MEUEREUN HAYANG LENGKAP SFC JUARA, DITUTUP KU NGELEHKEUN PERSIB DENGAN SEGALA CARA LOBI TAH WASIT BAKEKOK HEU..HEU.., GUB. MEUNAG, MOAL KAWALAT MAH?
Semuanya melihat apa yang sebenarnya terjadi,,,nasi sudah jadi bubur tak apalah yang penting the next Persib will be champions LSI,,,,,go,,,,Perrsib,,,go,,,,
bner, wasitnya goblog, memihak ke sfc, pdah juara meuni kdu meunang weh, pdhl praminan bgus kneh persib, ngan wasitna licik
Persib mainnya sangat bagus. hanya pas menit 74 wasit / hakim garisnya rabun. atau tidak 100% mengerti aturan off atau on side… mudah mudahan wasit di indonesia melakukan tes pada mata nya. seperti mau masuk sekolah menengah kejuruan… dites mata hahahahahahahahahahahha
DasaR waSiT geLo…kudU di kubuR hrup2 di tngaH2 lapanGaN sgaN mH…LieUr atH da….
Memalukan dan sungguh teragis yang mana wasit adalah pedoman pair play dan pengadil di lapangan justru dengan tidak bertangung jawab menodai arti pair play
“menganulir gol persib yang murni On side di pertandingan SFC VS Persib sunguh penodaan terhadap diri wasit dan lembaga yang menaunginya” memalukan