Rabu, (27/6) dipastikan bahwa pertemuan di balai kota bukanlah aksi dari perdamaian yang sesungguhnya antara Viking Persib dan The Jak Mania Persija. Tapi semata-mata untuk membicarakan aksi perdamaian yang sesungguhnya.
Heru Joko beserta perwakilan dari PBB juga Kasatlantas terlihat menyambut kedatangan Bapak Wali Kota Bandung, namun tak terlihat sama sekali perwakilan dari fans Persib Club lainnya.
Perihal rencana damai dengan Jak Mania, Bomber harus lakukan rapat internal terlebih dahulu. Di hubungi oleh pihak #BOTN via bbm ketua Bomber Asep Abdul menyatakan alasan Bomber tidak menghadiri rapat dengan Walikota Bandung karena dia tidak bisa memutuskan sendiri, “ini harus melalui mekanisme rapat mabes 2 Bomber yang rencana baru akan dilaksanakan tanggal 1 Juli, semua akan di bicarakan bersama.” Ujarnya.
Perseteruan The Jak Mania dengan Viking akhirnya merembet ke hampir semua komunitas Bobotoh termasuk Bomber, jadi perseteruan ini bukan lagi antara Viking dengan Thejak mania, tapi sudah hampir pendukung Persija secara keseluruhan dengan pendukung Persib.
“Semua harus dibicarakan dan disosialisasikan dengan baik sampai ke akar, jangan sekedar damai di kalangan elit saja”. Tegas Asep Abdul. (#BOTN/Eri Depok)
Editor : Putri








@ \m/: urang ogeh setujuh…..
aing te hayang damai…. kang ayi sreng kang yana oge te hayangaen damai….. urang gs ngadarah daging jeng PERSIB…
permusuhan nu geus nepi ka akarna…. perdamaian nepi ka akarna adalah bagian dari sejarah panjang Persepakbolaan Indonesia Khususnya PERSIB…. hidup PERSIB
heug tah sok nu rek damai nya damai, mun nu moal ge kajeun ah
inget nu ngarana permusuhan teh butut, rek diwariskeun ka anak incu?
plis dweeh gag bangeudhh loe! T___________T