Persib Bandung dipastikan gagal meraih target poin penuh dalam tur Sumatera setelah tunduk dari tuan rumah PSMS Medan dengan skor 3-2 di Stadion Teladan Medan, Minggu (17/06/2012). Selain gagal meraih poin, “Maung Bandung” pun harus kehilangan tiga pemain pilarnya kala bertandang melawan PSAP Sigli, Jumat (22/07/2012).
Atep, Zulkifli Syukur, dan M. Ilhamdipaksakan harus menjadi penonton kala rekan-rekannya menghadapi PSAP Sigli setelah mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning pada saat melawan PSMS Medan. Pada sebelumnya Noh Alam Shah yang absen kala melawan “Ayam Kinantan” julukan dari PSMS Medan, sehingga sang arsitek Persib Bandung, Robby Darwis menduetkan Marcio Souza dan Airlangga di lini depan. Namun RD harus meracik kembali strategi dengan absennya ke tiga pilar utamanya tersebut.
Kartu kuning yang di hadiahkan oleh wasit kepada Zulkifli merupakan yang kedelapan kalinya sejak putaran pertama Indonesian Super League (ISL) 2011/2012, sehingga kedua pemain tersebut terpaksa harus masuk kategori pemain yang bermasalah yang terdapat dalam situs resmi PT. Liga Indonesia.
Menghadapai PSAP Sigli, para pemain “Maung Bandung” nampaknya harus berhati-hati, pasalnya hingga kini setidaknya ada lima pemain yang sudah mengoleksi kartu kuning yakni Jendry Pitoy, Robbie Gaspar, M. Agung Pribadi, dan Wildansyah. Dari ke lima pemain tersebut ada tiga pemain yang sering diturunkan RD baik sebagai pemain utama atau pun pemain pengganti, salah satunya Tony Sucipto yang kerap mengisi pos kiri pertahan Persib Bandung.








yeuh dulur nu jadi PR GEDE MAH mental pamaen euy….. tiap aya masalah dilicikan tea, di kasaran tea lah pasti cepet drop mental…… tur padahal konsentrasimah kudu panceg, montong ka pancing ku musuh, komo deui di marcio aduh maena alus tapi ari kitu mah matak jadi ngarusak mental pamen nu lain, provokasi na teu nahan uing mah ningalina oge….. SATUJU mun tong di paenkeun heula…… INGET MAEN kudu konsen tonk BUYAR ku aksi WASIT atawa provokasi musuh.
@ abah cokro
Bener bah, jangan seenaknya gonta ganti pemain, seorang pelatih bahkan manager berhak menasehati emosional dan kontroversial pemain, klo masih bandel berarti ngalawan k kolot… Secara mental dan loyalitas marcio bagus, mau tandang/kandang tetep ngotot
abahmah cuma mau komentar tentang dipulangkannya marcio.? abah kira keputusan platih N manajemen sangantlah keliru kalo bener-bener marcio dipulangkan. kalopun sisilain marcio seorang tipikal emotional yg tinggi tapi jangan salah ia seorang pekerja keras loyalitas beliau tak diragukan lagi. tapi sayang ko pelatih bikin keputusan begitu juga manajemen pura-pura tidak tau..? semoga itu tidak keliru buat mereka tapi buat abah orang awam keputusan seperti itu yg membuat PERSIB tidak pernah bangkit dan berada di level atas yg konon sumber daya dan sponsor yg berlimpah dikancah LIGA INDONESIA.