Penulis : M. Ilham
Kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.
Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.
Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.
Dan hingga samapi musim 2012 ini pesib masih terseok-seok entah apa yang terjadi di tubuh persib saat ini kita tak pernah bisa tau tim yang kaya akan pemain bintang kini harus terseok-seok di papan tengah klasmen sementara dan mungkin sudah sepatutnya bobotoh bertanya pada manajemen ada apa dengan persib????
Berbicara tentang klub kebanggaan bobotoh ini memang tak akan ada habisnya. PERSIB memang seperti seorang “selebriti” yg setiap harinya diburu para wartawan. Berita PERSIB selalu memenuhi headline koran-koran di Jawa Barat. Dari mulai membahas pertandingan, prediksi, sampai gosip-gosip miring dan konflik internal yg membuat gerah para bobotoh.
di musim 2011-2012 ini bisa di bilang persib adlah tim yang paling lelet dari segi persiapan mulai dari perekrutan pemain hinga pelatih seolah tidak ada keseriusan yang terjadi dalam tubuh persib bandung.
17 thn sudah bobotoh berharap tahta juara singa di bumi parahiyangan wajar bila bobotoh meminta gelar juara bisa dilihat dari segi pemain yang ada semunya adalah pemain terbaik di indonesia dan punya titel timnas dan didukung sponsor yang klw disebutkan bukan sedikit tapi kenapa tim yang punya nama besar,pemain top tapi bisa dibilang minim prestasi,sebagai bobotoh kami hanya bisa berharap dan berharap semoga kritis prestasi dalam tubuh persib bisa segera berakhir ..kami rindu juara jayalah persibku jadilah maung yang terbangun dari tidur panjang untuk meraih satu gelas yaitu juara liga indonesia..kami rindu akan juara..








::
i love persib
kami rindu juara bukan hanya janji2 management…..cig tong ribut wae,benahan nu balatak masalah teh….
suchau beli deui ! or pl play maker handal. pemain anu loba mawa bola jeng bek anu maen pe2lentungan pecat n ganti !
Tibaheula dibejaan persib teh krisis playmaker, tapi manager jeng pelatih teuing kumaha teu kapanggih wae kalemahan persib nu sabenerna eta. Mimiti hengkang na cabanas persib teu boga playmaker handal, kumaha alusna oge ari teu boga play maker nu hade mah nya maen ge angin2an. Sok atuh kang robi darwis/ kang umuh inget yeuh mun persib can boga play maker nu handal moal bisa bersaing di liga indonesia. Pemain tengah persib karakterna DF, ngan hiji nu karakterna OH nyaeta radovic tapi manehna teu bisa diandelkeun jadi playmaker ukur jago bola mati. Sakali deui mun persib hayang jiga persib baheula kuncina play makerrrrrrrrrr….. HADEUH……. Mun kieu terus posisi 8 di liga geus untung, jeung bobotoh kudu loba ngurut dada. Hidup Persib, meunang-eleh Persib tetep na manah jadi jawara
Sanes saukur pamaen,pelatih wae pan anu kedah sae teh..managemen oge..saya amun persib eleh teh sedih..acan ngadangu ngoceh anu nyirikan..panas ceuli..sok atuh sing harade kabeh..okeh…
Cinta + nyaah + profesional + ilmu sepakbola + pangalaman + duit = insyaalloh management hebat..ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ