Penulis : Muhammad Ilham
Ini bukan saatnya untuk saling menyalahkan. Ini adalah sebuah pembelajaran kedepanya.Menjadi juara itu tidak cukup dengan sebuah nama besar pemain super bintang, tetapi harus dibarengi dengan persiapan yang matang, regenerasi pemain yang baik,serta insfraktuktur yang baik pula.
Kita harus belajar dari tim-tim elit Eropa seperti misalnyaBarcelona. Sebuah club yang sempat redup minim prestasi sekarang bisa jadi klub terbaik dunia. Itu karena persiapan yang matang serta dukungan dari semua elemen yang mendukung.
Jangan terlalu menyalahkan pemain ataupun pelatih, karena setiap pemain pastinya ingin yang terbaik bwt klubnya.dan
Sebagai bobotoh mari kita bersabar dan mendukung Persib Bandung baik kala menang ataupun kalah. Karena inilah sepak bola ada menang ada kalah. Saya juga menyadari sebagai bobotoh yang cinta tentunya kita ingin Persib Bandung berjaya di kompetisi tertingi Indonesia dan bermain di Champions Asia.Karena dukungan yang amat tinggi bisa jadi tekanan untuk pemain serta pelatih saat kompetisi.
Dan untuk manajaemen mari kita sama – sama membangun Persib Bandungyang kuat yang ditakuti di Asia. Kami selaku bobotoh siap mendukung dan selalu berdoa moga Persib lebih maju dari tahun ke tahun.
Amin jayalah Persibku selalu









sudah seharusnya jajaran PT PBB dan bobotoh untuk bertindak sepertinnya ada yang salah di tubuh persib setelah persib juara Liga I, persib sudah dibayang-bayangi oleh banyaknya yang turut campur kepengurusan persib sehingga bukannya mendatangkan JUARA malah terperosok lebih jauh lagi sampai hampir terdegradasi, setelah dari juara itu pengurus-pengurus banyak yang ikut campur dalam hal pekerjaan pelatih, jangan jauh-jauh selama kepengurusan yang sekarang di pegang oleh sang manajer (UM) persib malah semakin semrawut pikiran sang manajer mungkin dengan membeli pemain-pemain bintang akan bisa berjaya secepatnya dengan mengesampingkan kebutuhan sang pelatih, karena di persib selama dipegang UM sudah beberapa kali mengganti pelatih dan sang pelatih tidak bisa memilih pemain sesuai keinginnya melainkan harus rekomendasi dari sang Manajer dan sudah bisa dibaca hasilnya NOL BESAR jangankan untuk posisi juara posisi runer-up pun masih jauh. padahal para pelatih yang selama ini yang mengundurkan diri dan di pecat semuanya pelatih yang bagus tapi apa daya pelatih tidak bisa bergerak leluasa dan selalu ada intervensi akhirnya pelatih pun gagal, dari jaman arcan iurie persib sudah dalam posisi bagus tapi di paruh kedua karena pemain yang tidak disukai, pemain dibuang dan akhirnnya posisi persib merosot dan karena tekanan pelatihpun mengundurkan diri, untuk jaya hartono mungkin pelatih ini yang agak bisa lama di persib karena pelatih menurut sama sang manajer tapi musim kedua BANYAK TEKANAN akhirnya sang pelatih pun mengundurkan diri. DANIEL DARKO Pelatih ini pelatih yang disiplin tinggi dan tidak mau diintervensi sehingga membuat berang sang manajer belum sampai liga bergulir karena ada kejadian gelas pecah akhirnya pelatih pun dipecat dan sang manajer membela yang memecahkan gelas yang tidak mau disiplin, pergantian DARKO ke JOVO sudah diintervensi terlebih dahulu sang manajer apabila 3 kali kalah pelatih di pecat akhirnnya JOVO pun tidak bisa tenang dalam hal melatihnya, pergantian ke DANIEL RUKITO pelatih ini mungkin hanya bertahan setengah musim tetapi pelatih ini yang bisa dibilang dapat enjoy karena bisa menarik simpati sang manajer, karena keinginan sang manajer supaya pemain-pemain keinginan dia bisa bergabung sanga manajer mengontrak pemain terlebih dahulu sebelum pelatih DRAGO MAMIC datang mungkin sang manajer dengan pemain-pemain ini bisa dapat juara walaupun bukan pilihan pelatih, akhirnnya dengan pemain-pemain yang sudah ada dan 90% bukan pilihan sang pelatih pun dengan sukarela melatihnya dan apa daya ditenga-tengah perjalanan melatihnya intervensi dan tekanan selalu datang dengan dalih pemain ini dan itu jelek jangan dimainkan sehingga pemain dan pelatih pun tidak bisa konsentrasi. dan akhirnnya juga pelatih pun mengundurkan diri.
Mungkin itu kisah yang bisa dijadikan pelajaran dan bisa jadi ini adalah karma untuk persib karena selalu menjelekan para pemain dan pemain pun sakit hati, dan mungkin saja pemain berdoa untuk persib selalu gagal.
APAKAH BOBOTOH AKAN SELALU TINGGAL DIAM MENYAKSIKAN TEAMNYA SELALU MENDAPAT KEGAGALAN DEMI KEGAGALAN
KAPAN KITA BERTINDAK?
PERSIB ITU MILIK SIAPA?
SIAPA YANG BERHAK MENENTUKAN TIM INI ?
SIAPA YANG SALAH ?
a. PELATIH
b. MANAJER
c. PEMAIN
d. BOBOTOH
e. dll
moal aya nu hoyong dilepatkeun mah
ayeuna mah kantun sabarna da kieu kaayaan
kapayun bade kumaha?
mangga emutan ku sadayana
ya allah jauhkan persib kami dari umuh yang terkutuk
amin ya allah
persib persib, malang nian nasib kau, mempunyai manager seperti umuh,
di antara umuh dan robby darwis, atau mereka berdua,, adalah biang kerok persib miskin prestasi,
tapi umuh kayanya yang biang kerok, robby darwis saeutik lah,
bae ah aing nuduh batur, da sok we bisi teu percaya, buktikeun ku nyalira,
aing geleuh umuh
dukung sistem pelatih merangkap sebagai manager
dukung sistem pelatih merangkap sebagai manager
dukung pelatih merangkap sebagai manager
@abcd & @persib
tong kitu teuing atuh euy………
Gulingkeun we lah si umuh mah, tong kagok lah, haha enek aing ka si umuh